Personal Site
PUISI
Awan Berarak
Angin kencang menerjang Sampan kecil itu
Badai pecahkan gelombang
Pekik kematian meradang
Gunungpun hancur menjadi abu
Awan berarak habisi kisah
Antarkan kami ke jalan berbeda
Hujanpun turun
Membawaku ke laut lepas
26-10-1995
kembali