Cinta, Airmata dan Derita
Badai mengoyak
Kita terapung di genangan airmata derita
Dari hulu yang berbeda
Kita bertemu di muara nista.
Kepolosan memicu kita sengsara
Mata hati tertutup cinta yang buta
Api pun berkobar
Kita hangus di dalamnya.
Cinta airmata dan derita
Itulah kisahnya
Bertubi aniaya mendera
Terakhir petaka pun datang
Kita tak sanggup lagi berpegangan
Bercerai, akhir cerita.