
Matahari
Matahari pagi menyembul bangun
Merah bak habis menangis
Memang semalam derita mendera
Airmatanya adalah embun yang menetes di dedaunan dan rumput-rumput
Perlahan bangkit
Mengusir awan
Membakar dingin dan kegelapan
Akulah matahari
Kembali mengukir jagat
Dari pagi, siang dan sore
Malam pun terpantul di bulan
kembali